Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Unsur dan Contoh Cerpen Persahabatan

Berbicara tentang cerita pendek atau biasa disingkat dengan nama lain cerpen, sebuah cerita yang biasanya mengangkat atau menceritakan tentang banyak hal. Cerpen juga biasanya dibuat dengan bahasa ringan dan mengalir. Jumlah katanya pun tidak sebanyak novel. Salah satu contoh cerpen yang diambil dari kehidupan sehari-hari adalah tentang cerpen persahabatan

Contoh Cerpen Persahabatan

Pengertian Tentang Cerpen Persahabatan

Cerita pendek persahabatan mempunyai ciri khas dan keunikan tersendiri dibandingkan dengan cerita pendek lainnya. Di dalamnya, Anda dapat menemukan unsur-unsur serta nilai tentang sesuatu hal yang dituliskan oleh penulis dapat dicontoh para pembacanya. Nilai-nilai tersebut berupa ajaran tentang menghargai arti dari sebuah pertemanan atau persahabatan tersebut.

Persahabatan yang dimaksud di sini mengandung banyak sekali arti tentang tidak mudahnya menjaga sebuah persahabatan yang sejati. Persahabatan juga dapat berarti tentang adanya rasa setia pada sahabatnya. Ketika adanya sikap setia itu, menjadikan sebuah persahabatan seperti sahabat rasa saudara yang juga dianggap menjadi sahabat sejati.

Unsur-Unsur di Dalam Cerpen

Sama seperti cerita pendek pada umunya, cerpen persahabatan juga mempunyai unsur yang sama yang dapat Anda jumpai ketika membacanya. Agar dapat memahami cerita yang disampaikan oleh penulis, Anda juga perlu memahami unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik yang membentuknya. Unsur-unsur yang membentuk sebuah cerpen di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Unsur ekstrinsik

Unsur ekstrinsik dalam sebuah cerita pendek terdiri atas latar belakang dari penulis, nilai-nilai yang terkandung, serta latar belakang dari masyarakatnya.

2. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik di antaranya berupa tema (hal yang mendasari sebuah cerita atau gagasan utamanya), plot atau alur (jalan ceritanya atau tahapan cerita berawal dari perkenalan tokoh hingga penyelesaian). Setting (tempat yang menjadi latar kisah yang disampaikan), tokoh (peraga atau pelaku yang memerankan kisah), penokohan (watak atau sifat yang dimiliki oleh para tokoh).

Unsur lainnya adalah sudut pandang, cara yang dilakukan oleh pengarang berupa penggambaran watak yang disampaikan dalam cerita. Watak yang dijelaskan tersebut berupa perilaku tokoh, pikiran, perilaku tokohnya, dll. Sudut pandang dibagi menjadi 3, yaitu sudut pandang pertama sebagai aku, kedua menceritakan orang lain, serta ketiga sebagai yang serba tahu segala hal ceritanya.

Unsur intrinsik selanjutnya yang dapat Anda temui juga adalah amanat. Amanat merupakan sebuah pesan-pesan yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca yang dapat diteladani. Anda juga dapat memperoleh pesan moral yang baik untuk dapat dicontoh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Amanat dalam sebuah cerpen memang perlu disisipkan oleh penulisnya.

Contoh Untuk Cerpen Persahabatan

Setelah mengetahui tentang unsur-unsur dalam cerpen, Anda perlu membaca dan mencari unsur yang membentuk cerpen tersebut. Unsur tersebut diperlukan dalam membuat sebuah cerpen, jika tidak ada unsurnya, maka cerita akan menjadi tidak lengkap dan sulit untuk dimengerti. Oleh karena itu, Anda dapat menemukannya pada cerpen persahabatan di bawah.

Hal Indah Tentang  Sebuah Persahabatan

Siapa yang tidak senang jika mempunyai kehidupan yang enak dan indah, menjadi orang kaya dan hidup serba berkecukupan. Ketika menginginkan sesuatu, tentunya terasa mudah. Tidak perlu memikirkan tentang kebutuhan lainnya apakah ada yang lebih penting atau tidak. Apapun yang diinginkan tersedia dan didapatkan dengan mudah.

Salah satu dari anak yang beruntung tersebut bernama Egi. Ia merupakan anak dari pengusaha tambang yang kaya di daerahnya. Kehidupannya serba enak  dan mudah untuk orang yang ukurannya tinggal di desa, karena selalu diantar supirnya menggunakan mobil pribadi orang tuanya. Mobil bagi masyarakat desa adalah barang mewah.

Teman-temannya tidak pernah diantar ke sekolah atau kemana pun menggunakan mobil, biasanya mereka akan diantar naik motor. Bahkan tak jarang ditemui teman-temannya ada yang naik angkot untuk berangkat ke sekolah. Egi dengan kehidupannya yang bergelimangan harta tidak membuatnya sombong atau congkak terhadap semua hal yang dimilikinya.

Egi mempunyai sikap yang baik kepada semua orang, dalam berteman pun tidak pernah membedakan antara satu dengan lainnya. Dalam bergaul juga tidak akan pilih kasih. Buah memang jatuhnya tidak pernah terlalu jauh dari asal pohonnya. Ternyata sifat baik yang dimiliki Egi diturunkan dari sifat kedua orang tuanya. Keluarga Egi memang baik pada semua orang tanpa terkecuali.

Sifat yang dimiliki Egi membuatnya disukai oleh teman-temannya. Banyak yang suka untuk berteman dengannya. Siapa pun yang berkunjung atau mengerjakan tugas sekolah di rumah Egi, akan merasa betah dan disambut dengan baik dan juga ramah oleh keluarga tersebut. Hal itu membuatnya mendapatkan sahabat setia yang akan menemani dalam kehidupannya.

Pada suatu hari, Egi gantian yang datang ke kediaman teman-temannya. Semua temannya tidak seperti egi yang hidup serba kecukupan. Semuanya mempunyai kehidupan yang serba kekurangan ekonominya. Hal itu membuatnya berkeinginan memberikan bantuan kepada semua teman-temannya. Saat datang ke salah satu temannya, ia berbincang dengan temannya bernama Budi.

Dalam hatinya, ia merasa kasihan sekali pada temannya tersebut. Egi hingga tidak sadar melamun memikirkan tentang kehidupan temannya.

“Kenapa Gi? Kok nggak kayak biasanya? Kan kamu biasanya selalu ceria dan semangat!” Tanya ayahnya.

“Budi yah.” Jawabnya.

“Memang Budi kenapa sampai-sampai kamu muram seperti itu? Apa ada sesuatu hal yang terjadi?” Tanya ayahnya penasaran.

Budi pindah rumah yah sekarang, yang aku dengar yaitu ayahnya di phk dan sekarang bekerja sebagai buruh.

Jawaban dari putrinya tersebut membuatnya termenung sambil menatap putrinya. Ayah memikirkan tentang apa yang baru saja diucapkan, hingga membuatnya hampir tidak percaya dengan kejadian tersebut. Egi pun mengatakan jika ayahnya tidak percaya, bisa menanyakan hal itu ke tetangga-tetangga mereka atau langsung ke Pak RT. Putrinya ingin ayah untuk menolong temannya.

“Menolong bagaimana? Maksudmu apa nak?” Tanya ayah.

“Egi mau Budi tinggal di rumah kita yah.” Pinta Egi memohon kepada ayahnya.

Kemudian ayahnya menyetujui permintaan putrinya untuk membantu temannya. Ayah juga menyarankan Egi untuk mencari alamat rumah Budi agar mereka dapat mudah mencari dimana tempat tinggalnya yang sekarang. Setelah tiga hari kemudian, mereka pun tahu alamatnya dan segera berkunjung ke sana. Egi pun sangat senang mengetahui hal itu.

Saat tiba di rumah Budi, ayah Egi menjelaskan maksud kedatangan mereka kepada kedua orang tua Budi. Mereka senang mendengarnya, dan keputusan tersebut diberikan kepada Budi sepenuhnya.

“Bagaimana pak, bu? Apakah diperbolehkan jika Budi tinggal di rumah kami? Jika diperbolehkan juga, saya berniat membiayai semua biaya pendidikan Budi.” Ayah menjelaskan.

“Alhamdulillah ya Allah! Kami sebagai orang tua Budi sangat senang mendengar tawaran itu. Namun kami sebagai orang tua tidak bisa memaksa Budi, dan membiarkannya mengambil keputusan sendiri.” Jawab ibu Budi.

Budi pun mengiyakan niat baik temannya untuk tinggal di rumah Egi. Budi juga meminta maaf tidak sempat memberitahu kepindahannya. Ayah Egi pun berbaik hati menanggung biaya pendidikan Budi. 

Dari cerpen persahabatan di atas, Anda dapat mengetahui unsur-unsur di dalamnya. Temanya adalah sosial dan persahabatan. Alurnya maju, serta settingnya di rumah Egi dan Ani. Tokoh dan penokohannya adalah Ayah baik hati, dermawan. Egi senang membantu sesama, tidak pilih kasih. Ayah, ibu, serta Budi. Unsur lainnya adalah nilai-nilai sosial yang diangkat menjadi cerita.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Unsur dan Contoh Cerpen Persahabatan"